Selamat dan sukses untuk 6 mahasiswa berbakat, berprestasi dari Fakultas Teknik dan Desain, Prodi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Ahmad Dahlan Jakarta yang telah menciptakan karya aplikasi inovatif, TEKNOID. TEKNOID hadir sebagai solusi kreatif di era digital, ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi layanan administrasi. Dalam bentuk apresiasi, dedikasi dan prestasi atas karya dan kreatifitas yang diciptakan oleh para mahasiswa Fakultas Teknik dan Desain. dengan ini segenap Pimpinan Civitas Akademika ITB Ahmad Dahlan Jakarta memberikan apresiasi dalam bentuk penyerahan sertfikat dan penghargaan. Bangga atas prestasi luar biasa ini dan berharap aplikasi ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh civitas akademika ITB Ahmad Dahlan Jakarta. Dan menjadi motivasi untuk para mahasiswa tetap terus berkarya. Artikel Aplikasi TEKNOID, Karya Inovasi Terbaru dari Mahasiswa Fakultas Teknik dan Desain ITB Ahmad Dahlan Jakarta pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Daftarkan Segera!! BIMTEK dan Sertifikasi BNSP, di Bidang Digital Marketing
Buka pintu karirmu dengan mengikuti BIMTEK dan sertifikasi BNSP di bidang Digital Marketing!Dengan tema “ Pengakuan Profesi Sektor Digital Marketing “. Ikuti pelatihannya dan dapatkan pengakuan profesi yang kamu butuhkan!! Cek info selengkapnya melalui akun Instagram: @itb_ahmaddahlanhttps://www.instagram.com/p/C9EIh2oPlHj/?igsh=bWZ4OXV2NGJhb2Zh Pendaftaran klik link di bawah ini:https://forms.gle/FfhkLfzqU148XAak6 Biaya Pendaftaran :Melalui Rekening Mandiri 1280093001219(an. ITB Ahmad Dahlan Jakarta) Batas akhir pendaftaran Program Sertifikat Kompetensi Pendamping Ijazah dari BNSP sampai dengan 8 Juli 2024 !!! Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kami segera : Cp: Ibu Rifa (085780091512) Artikel Daftarkan Segera!! BIMTEK dan Sertifikasi BNSP, di Bidang Digital Marketing pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
“Perjuangkan Keadilan Migran Indonesia”, Ahmad Bahrurrokid Mahasiswa DKV ITB AD Jakarta Raih Juara 1 Lomba Karya Poster
Keadilan bagi pekerja migran Indonesia merupakan perhatian dari berbagai pihak. Mereka sering kali menghadapi tantangan mulai dari kondisi kerja yang buruk, upah rendah hingga perilaku yang tidak manusiawi. Namun untuk mencapai keadilan yang sejati, diperlukan komitmen yang kuat dari banyak pihak, khususnya Pemerintah. Dalam menghadapi problematika ini, Ahmad Bahrurrokid, mahasiwa Desain Komunikasi Visual Kampus ITB AD Jakarta menjadi bagian dalam mengkampanyekan isu tersebut. Kegiatan ini merupakan kerjasama dan kolaborasi MPM Muhammadiyah, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Universitas Muhammadiyah Metro Lampung yang mengadakan lomba karya poster dengan tema “ Keadilan untuk Pekerja Migran Indonesia’’. Melalui hasil karya posternya, Rokid mahasiswa semester 4 ini berhasil memenangkan juara 1. Menurutnya makna dari poster yang ia buat ini merupakan gambaran dari beberapa peristiwa yang sudah terjadi pada buruh migran yang sering mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi atau tidak mendapat hak asasi manusia dalam berkerja, seperti perbudakan, eksploitasi, upah yang tidak layak, kurangnya akses layanan hukum dan kesehatan. Dalam posternya, ia juga menampilkan beberapa siluet para pekerja yang sedang perjuangkan hak suara untuk mendapatkan keadilannya karena ketika tidak diperjuangkan hak suara takut menambah parah dalam sistem pekerja buruh dalam pekerjaan nya baik dalam hukum maupun hak asasi manusia. Menurutnya,” kita sesama manusia harus saling mensupport atau memperjuangkan hak keadilan sodara kita sebagai pekerja migran, dalam memperjuangkan ini ada banyak cara salah satunya sperti membuat poster keadilan buruh migran ini. semoga kita bisa menjadi bagian dalam memperjuangkan hak hak keadilan pekerja migran Indonesia”. Ia menambahkan, harapannya semoga pekerja migran Indonesia bisa mendapatkan keadilan seperti pekerja lainnya yang ada di Indonesia, jangan sampai menjadi budak hanya karena uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga nya, untuk pemerintah semoga bisa lebih meningkatkan perlindungan dari segi layanan hukum dan kesehatan serta hak asasi manusia pada pekerja migran Indonesia. Artikel “Perjuangkan Keadilan Migran Indonesia”, Ahmad Bahrurrokid Mahasiswa DKV ITB AD Jakarta Raih Juara 1 Lomba Karya Poster pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Selamat dan Sukses 37 Mahasiswa ITB AD Jakarta Telah Menyelesaikan Program MSIB Batch 6 Tahun 2024
Selamat dan Sukses kepada 37 Mahasiswa ITB AD Jakarta yang berhasil telah mengikuti serangkaian kegiatan Program Magang & Studi Independent Bersertifikat (MSIB) angkatan 6 Tahun 20204 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program magang bersertifikat ini merupakan bagian dari agenda Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan guna membuka peluang magang bagi mahasiswa-mahasiswa di indonesia. Program tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa tingkat nasional hinggal Internasional. Semoga perjalanan magang mandiri ini membuka pintu keberhasilan yang gemilang. Dan dengan program MSIB ini dapat membantu para mahasiswa untuk melintasi sesuai bidangnya, karena ini merupakan media ruang belajar yang nantinya dapat diimplementasikan di dunia kerja sesungguhnya. Artikel Selamat dan Sukses 37 Mahasiswa ITB AD Jakarta Telah Menyelesaikan Program MSIB Batch 6 Tahun 2024 pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
ITB Ahmad Dahlan Jakarta Gelar Audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA)
Pusat Studi Islam, Perempuan, dan Pembangunan (PSIPP) ITB Ahmad Dahlan Jakarta, menggelar audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). (31/01) Kepala Pusat Studi Islam, Perempuan, dan Pembangunan (PSIPP) Yulianti Mutmainnah, S.H.I, M.Sos, menyampaikan bahwa “PSIPP ITB Ahmad dahlan Jakarta telah banyak melakukan penyuluhan serta kajian terkait permasalahan dan/atau isu perempuan dan anak termasuk isu-isu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, di antaranya; pertama terbitnya Surat Edaran Walikota Tangsel tentang Zakat untuk Korban tahun 2022, kedua terbitnya buku Wakaf Uang untuk Pemberdayaan Perempuan Tulang Punggung Keluarga dan ketiga Lahirnya SOP Zakat untuk Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak bagi Lembaga-lembaga Filantropi di Indonesia”. Rombongan PSIPP ITB Ahmad Dahlan Jakarta disambut langsung oleh Ibu Menteri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si. Yulianti Mutmainnah, menjelaskan bahwa “Kedatangannya adalah untuk menjalin Kerjasama/MoU dan membangun jejaring kelembagaan sehingga dapat berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan tertentu antara lain seperti kajian kesetaraan gender dan perlindungan terhadap perempuan dan anak”. Kemudian Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Dr. Yayat Sujatna, SE. M.Si, menambahkan bahwa “Institut Teknologi dan Bisnis Ahamd Dahlan Jakarta melalui Pusat Studi Islam, Perempuan, dan Pembangunan (PSIPP), berkomitmen menjadi pusat pendidikan, pelatihan, pengabdian masyarakat terkait isu-isu perempuan dan anak utamanya untuk PTM/’A se-Indonesia yang berciri khas AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan)”. tutupnya Pada kesempatan yang sama, Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), sangat mengapresiasi kedatangan PSIPP Institut Teknologi dan Bisnis Ahamd Dahlan Jakarta yang peduli atas isu-isu terkait perempuan dan anak. “Sebagai wadah akademisi, perguruan tinggi perlu lakukan kegiatan guna menyadarkan mahasiswa agar tidak adanya kasus pelecehan seksual di dunia kampus, sehingga tidak adanya pelaku atau korban”. Jelas Ibu Menteri KemenPPPA Artikel ITB Ahmad Dahlan Jakarta Gelar Audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak
Kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta melaukan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak. Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan dalam upacara resmi yang diselenggarakan di kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak. 29/01/24 Perjanjian ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara kedua pihak dalam rangka pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Lebak. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang positif antara lembaga pendidikan tinggi dan instansi pemerintah untuk mendukung pembangunan sektor pariwisata di wilayah tersebut. Wakil Rektor II ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Aminudin, SE. MM. M.Si, menyampaikan bahwa “Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak tentunya dalam mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut. Kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta siap berkontribusi dengan pengetahuan dan keahlian yang dimiliki dalam mendukung kemajuan Kabupaten Lebak,” ujarnya. Sementara itu, Imam Rismahayadin, S.Hut, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, mengungkapkan harapannya terhadap kerja sama ini. “Kami percaya bahwa melalui kolaborasi dengan Kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta, kita dapat mengoptimalkan potensi pariwisata yang dimiliki oleh Kabupaten Lebak. Keberhasilan ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi sektor pariwisata tetapi juga bagi masyarakat dan ekonomi lokal,” kata Imam Lebih lanjut, Imam menambahkan “Pemerintah Kabupaten Lebak terus memaksimalkan promosi -promosi pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Kabupaten Lebak juga memiliki destinasi wisata yang luar biasa dan mendunia, seperti wisata budaya Badui dan wisata alam pesisir Pantai Sawarna. Selama ini, sektor pariwisata menyumbangkan pertumbuhan ekonomi cukup besar dan mampu mengantisipasi kemiskinan dan pengangguran”. tutupnyaKerja sama antara Kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak ini melibatkan berbagai kegiatan, termasuk penelitian, pelatihan, dan pengembangan program pariwisata yang berkelanjutan. Kedua belah pihak berharap bahwa inisiatif ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi Kabupaten Lebak dan menjadi contoh bagi kerja sama serupa di daerah lain. Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, diharapkan terbentuk fondasi yang kuat untuk menciptakan inovasi dan pembangunan yang berkelanjutan dalam sektor pariwisata Kabupaten Lebak. Kedua belah pihak berkomitmen untuk bekerja sama dengan penuh dedikasi demi keberhasilan proyek-proyek yang akan dilaksanakan dalam kerangka perjanjian ini. Artikel Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Tingkatkan Profesionalisme, Menuju Kampus Unggul: ITB Ahmad Dahlan Jakarta Selenggarakan Kegiatan Baitul Arqam dan Perayaan Milad ke-56 tahun
Memasuki babak baru dalam perjalanan Pendidikan, Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta menggelar kegiatan “Baitul Arqam dan Perayaan Milad Kampus ke 56 tahun“ yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas Pendidikan menuju Kampus ITB AD Unggul. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Kampus yang ke-56, menandai tonggak sejarah dan prestasi kampus yang terus berkembang. Kegiatan “Baitul Arqam” tidak sekadar menjadi forum diskusi akademis, tetapi juga ajang untuk mempererat tali silaturahmi di antara seluruh elemen civitas akademik. Acara tersebut melibatkan berbagai kegiatan seperti peningkatan pengetahuan nilai-nilai keislaman bagi seluruh civitas akademik kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta. Sementara itu, perayaan Hari Ulang Tahun Kampus yang ke-56 diwarnai dengan berbagai acara special, yang dihadiri oleh seluruh pimpinan kampus, dosen, staf, dan mahasiswa. Acara ini menjadi momentum bersejarah untuk mengenang perjalanan panjang kampus dalam memberikan kontribusi positif bagi Masyarakat dan dunia Pendidikan di Indonesia. Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Dr. Yayat Sujatna, SE. M.Si menyampaikan pentingnya kegiatan “Baitul Arqam dan Perayaan Milad Kampus ke 56 tahun” ini untuk “mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi di antara dosen, staf, dan mahasiswa. Saya berharap kegiatan ini dapat memperkuat ikatan di antara seluruh elemen civitas akademik kampus, membentuk pribadi yang berintegritas, dan menciptakan lingkungan akademis yang inspiratif”. Ujar Dr. Yayat Sujatna, SE. M.Si Kemudian Dr. Yayat Sujatna, SE. M.Si menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, “tetapi juga menjadi momentum refleksi dan evaluasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan di masa yang akan datang. kita juga tidak boleh melupakan tantangan di depan kita. Pendidikan harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan tuntutan masyarakat. ITB Ahmad Dahlan Jakarta berkomitmen untuk terus berinovasi, memberikan pendidikan yang relevan, dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan global”. Tambah Dr. Yayat Sujatna, SE. M.Si “Terakhir, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika ITB Ahmad Dahlan Jakarta, baik dosen, staf, maupun mahasiswa, yang telah berkontribusi dalam membangun prestasi kampus ini. Semoga kita terus bersama-sama melangkah menuju kampus unggulan dan meraih prestasi baru di masa yang akan datang”. Tutup Dr. Yayat Sujatna, SE. M.Si Artikel Tingkatkan Profesionalisme, Menuju Kampus Unggul: ITB Ahmad Dahlan Jakarta Selenggarakan Kegiatan Baitul Arqam dan Perayaan Milad ke-56 tahun pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Pelantikan Wakil Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta Menandai Era Baru Kepemimpinan
Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) Jakarta menyelenggarakan acara pelantikan Wakil Rektor yang baru, yang menandai langkah maju dalam mengukuhkan komitmen kampus untuk menjadi pusat pendidikan unggul dan berinovasi. Acara ini memberikan momentum penting dalam menetapkan arah dan fokus untuk masa depan pendidikan tinggi di kampus ini. Adapun pelantikan ini dilaksanakan di auditorium Syafruddin Prawiranegara Lt 5. Acara pelantikan ini dihadiri oleh BPH, Pimpinan, Senat, Dosen dan Civitas Akademika ITB Ahmad Dahlan, tamu undangan serta dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Ketua PWM DKI Jakarta. Adapun nama-nama pejabat yang dilantik yakni Dr. Eng. Saiful Anwar S.E., Ak., M.Si., CA Wakil I Bidang Akademik, Aminudin S.E., M.M., M.Si Wakil Rektor II Bidang Keuangan, SDM, Sarana dan Prasarana dan Imal Istimal S.E., M.Si. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni AIK dan Humas. Para Wakil Rektor langsung dilantik oleh Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta Dr. Yayat Sujatna SE., M.Si. dan di saksikan oleh Prof. Dr. Armai Arief, M.Ag Dalam sambutannya, Rektor ITB Ahmad Dahlan menyatakan, “Dalam menjalankan kepemimpinannya harus meningkatkan solidaritas, loyalitas dan kerja keras dalam mencapai tujuan bersama yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul”. Selain itu, Rektor ITB Ahmad Dahlan memberikan pesan kepada para wakil rektor diantaranya, bagi Wakil Rektor I Bidang Akademik, harus mempersiapkan sumberdaya dosen dalam mencetak generasi yang unggul serta berdaya saing. Bagi Wakil Rektor II bidang Keuangan, SDM, Sarana dan Prasarana, selain memperbaiki fasilitas kampus juga ditekankan harus memperhatikan kesejahteraan dosen dan karyawan. Rektor juga berpesan agar tidak hanya mendapatkan penghasilan dari mahasiswa saja, agar kiranya mampu mendapatkan pemasukan dari bidang usaha lainnya. Dan bagi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, AIK dan Humas harus fokus terhadap Internalisasi nilai-nilai Al Islam dan kemuhamadiyahan dilingkungan kampus, peningkatan jumlah mahasiswa, dan aktif berkomunikasi bersama Ortom dan lembaga kemahasiswaan.Rektor ITB Ahmad Dahlan Juga turut mengucapkan terikasih kepada Wakil Rektor sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya di Kampus ITB Ahmad dahlan ini. Selanjutnya pesan disampaikan juga oleh ketua PWM DKI Jakarta Abu Bakar, dalam sambutannya disampaikan bahwa ITB Ahmad Dahlan harus mencapai level madya ditinggkat perguruan tinggi.“Saya berharap agar kedepannya Kampus ITB Ahmad Dahlan mampu meraih level Madya bukan lagi Pratama dengan berbagai upaya yang dilakukan,salah satunya dosen-dosen dikampus ini harus mampu mempublikasi banyak tulisan” Dalam acara pelantikan ini hadir perwakilan majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Armai Arief, M.Ag. sekaligus memberikan nasihatnya pada kesempatan ini. Beliau menyampaikan bahwa Kampus ITB Ahmda Dahlan harus menanamkan nilai-niai loyalitas dan mampu bekerja sama satu dengan yang lainnya. Terakhir menyampaikan bahwa beliau siap Mendorong Kampus ITB Ahmad Dahlan menjadi Universitas Ahmad Dahlan Jakarta Dan Prodinya dapat Unggul. “Dalam kesempatan ini, memang ITB Ahmad Dahlan Jakarta harus di rubah namanya, dan kami siap mendorong menjadi Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan dan mendapatkan prodi yang unggul.” Dengan dilaksanakannya palantikan Wakil Rektor ini berharap mampu membawa ITB Ahmad Dahlan Jakarta menjadi lebih baik dan mendapatkan akreditasi unggul pada setiap Prodinya. Artikel Pelantikan Wakil Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta Menandai Era Baru Kepemimpinan pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
MENGULIK VISI-MISI EKONOMI CAPRES-CAWAPRES
Oleh Mukhaer Pakkanna Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta, 2018 – 2023 Pada pekan ketiga November 2023, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Dialog Publik bersama Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden RI yang dilaksanakan pada 3 (tiga) lokasi. Penulis diminta sebagai salah seorang panelis ekonomi untuk memberikan tanggapan kepada pasangan calon (Paslon). Mengulik dokumen resmi visi-misi ekonomi dan penjelasan Paslon, secara umum,. Pertama, gagasan mereka masih normatif, cair, dan belum menukik sebagai distingsi kebijakan. Kritik dan solusi perbaikan kebijakan dari pemerintahan, belum ada yang unik. Mungkin, mereka masih tersandera bagian masalah dari rezim terdahulu. Kalaupun ada yang beda, hanya disampaikan secara sporadik, reaksional, dan tidak terukur melalui pernyataan media massa, bukan dalam dokumen resminya. Kedua, dampak dan mitigasi pada persoalan-persoalan resesi ekonomi global kurang menjadi pertimbangan strategis. Mereka asyik berobsesi dan menyusun program serta target ambisius, tapi lupa pada fakta empirik. Bagaimana fakta dampak buruk perang Rusia-Ukraina, efek krisis Timur Tengah, ketegangan geoekonomi politik Cina-Amerika, krisis iklim global, hingga berlanjut pada krisis finanasial, krisis pangan, kenaikan suku bunga global, ketidakpastian harga minyak dan gas, melemahnya daya beli masyarakat dunia, hingga berdampak domestik. Misalnya, volatilitas kurs rupiah, melemahnya ekspor terutama yang berbasis ekstraktif sehingga berdampak tergerusnya cadangan devisa, membengkaknya utang luar negeri, dan seterusnya. Selain itu, Paslon pun belum berani mendedahkan bagaimana ekonomi Indonesia bisa keluar sebagai Negara middle income trap. Misalnya, cara menekan angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) yang menerungku pendapatan Negara. Angka ICOR Indonesia masih bertengger tinggi, 7,6 persen, sementara rerata negara Asean hanya 3,5 persen. Tingginya angka ini mengrim kabar, masih rendahnya produktivitas, rendahnya daya saing, inefisiensi, membengkaknya angka korupsi, dan pelbagai biaya siluman menerpedo mesin birokrasi ekonomi. Keadilan Ekonomi Semua Paslon mengulas tentang isu penegakan keadilan ekonomi, tapi belum mengulas biang persoalan mengapa ketidakadilan ekonomi itu menyeruak. Terjadinya ketimpangan pendapatan, ketimpangan penguasaan lahan, ketimpangan penguasaan aset, dan seterusnya, semakin akut karena keadilan sosial tidak tegak lurus dengan fakta. Biang dari tidak tegaknya keadilan sosial, yakni terjadinya dwifungsi oligarki ekonomi-politik. Oligarki yang berdwifungsi ekonomi dan politik, ujungnya melahirkan ketimpangan dan ketidakadilan ekonomi. Distribusi dan akses bagi kelompok ekonomi mayoritas (ekonomi rakyat) terputus ke sumberdaya ekonomi. Kata Amartya Sen (1981), distribusi akses sumberdaya ekonomi yang tidak merata menyebabkan rakyat miskin tidak dapat mengembangkan usaha produktifnya. Sejatinya semua Paslon memberikan gagasan non-mainstream untuk mengamputasi oligarki ekonomi yang berkongsi dengan oligarki politik. Dalam konteks Paslon Satu misalnya, menawarkan solusi visi normatif dan datar, yakni “Indonesia Adil dan Makmur untuk Semua”. Masalah kebangsaan yang didedah dalam dokumen resminya, berkaitan dengan belum satunya kemakmuran, peningkatan kualitas SDM, dan krisis iklim global. Arah visinya, bagaimana menciptakan kesadaran masyarakat Indonesia untuk bergotongroyong menciptakan energi Indonesia yang adil dan makmur, yang kemudian dari titik pijak ini, bersama-sama membangun iklim global yang manusiawi, damai, dan lestari. Terlihat 8 (delapan) arah perubahan dan ada 3 (tiga) misi yang secara langsung mengupas tentang kebijakan dan program ekonomi. Tampaknya, Paslon Amin, lebih berfokus terhadap pemerataan ekonomi melalui sejumlah upaya yang ingin digapai, seperti menerapkan upah minimum yang adil dan sesuai dengan kondisi daerah, tanpa memberatkan para pemberi kerja. Sementara Paslon Dua mengambil jalan yang berbeda dengan Paslon Amin. Paslon Dua mengedepankan visi: “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”, yang secara vulgar ingin melanjutkan legacy atau copy paste (copas) Presiden Jokowi-Ma’ruf. Ada 8 (delapan) program atau asta cita yang menjadi prioritas ini dengan titik tekan kebijakan ekonomi pada asta cita 2, 3, 4, 5 dan 6. Guna mendukung asta cita itu, Paslon Dua juga memformulasikan 17 program prioritas dan 8 program hasil tercepat. Secara general, gambarannya, pasangan ini ingin mempersiapkan generasi Indonesia unggul atau generasi emas 2045, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025 – 2045. Tapi, peta jalan, terutama dalam 5 (lima) tahun ke depan masih sumir. Sementara Paslon Tiga, Ganjar-Mahfud, menawarkan visi: “Menuju Indonesia Unggul. Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari”, Namun, dalam identifikasi persoalan yang diulas dalam dokumen resminya, tidak satupun membahas persoalan Negara Maritim. Justru gambaran tentang Negara Maritim hanya diulas dalam misi ke-6 tentang Pembangunan Ekonomi Hijau/Biru. Dalam kaitan masalah kemiskinan dan pemberdayaan nelayan, pencurian ikan, illegal fishing, klaim tumpang tindih wilayah laut, penyelundupan, dan lainnya, masih kurang disentuh. Berkaitan tingkat kemiskinan yang ditargetkan 2,5 persen dan kemiskinan ekstrem 0 persen dalam misi Paslon Tiga, berkeinginan menghapuskan kemiskinan dengan program kebijakan konvergentif, program pusat dan daerah serta optimalisasi dana non-APBN. Sayang sekali, obsesi pasangan ini tidak kompatibel dengan capaian tatkala Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah selama dua periode. Periode itu terlihat tingkat kemiskinan menurun, tapi tidak signifikan. Memang tidak mudah mencapai target pertumbuhan di atas 5 – 7 persen jika hanya mengandalkan konsumsi masyarakat dan belanja atau konsumsi pemerintah. Namun, pertumbuhan di atas itu akan sulit diperoleh jika ekspor terganggu dan investasi mandek. Bahkan, pertumbuhan seperti itu akan berdampak sulitnya Indonesia keluar dalam kategori Negara middle income trap. Kendari demikian, sejatinya jika ingin menggenjot pertumbuhan ekonomi, selain bersandar pada aktivitas ekonomi formal seperti yang diurai di atas, perlu juga semua Paslon mengulik eksistensi ekonomi informal dan “ekonomi bayangan”, yang selama ini secara tidak langsung hadir dalam blantika ekonomi nasional. Meminjam catatan Direktorat Jenderal Pajak RI (2019), kegiatan ekonomi bayangan itu tidak pernah dilaporkan sebagai penghasilan dalam formulir surat pemberitahuan tahunan (SPT) Pajak Penghasilan, sehingga masuk dalam kriteria penyelundupan pajak (tax evasion). Dalam konteks ini, sejatinya semua Paslon, memberikan solusi bagaimanana mengurangi atau mengatasi persoalan ekonomi bayangan ini sehingga mampu secara formal berkontribusi pada perekonomian nasional, terutama dalam mendongrak pertumbuhan ekonomi yang didera ketidakpastian global. Lebih jauh, bagaimana menangani usaha mikro yang jumlahnya 64 juta unit atau dalam riset The SMERU (2023), bahwa setiap 1.000 populasi Indonesia, terdapat 242 usaha mikro (Kompas. 29/12/2023). Demikian pula terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang oleh Paslon Satu dianggap akan melahirkan ketidakadilan atau ketimpangan kawasan. Paslon Dua, tampaknya menggunakan paradigma keberlanjutan pembangunan dengan berlindung pada UU No. 21 Tahun 2023 tentang Perubahan UU No. 3 Tahun 2022. Begitu pula Paslon Tiga memodifikasinya dengan diktum percepatan masalah pembangunan IKN dengan tetap memperhatikan pembangunan kota-kota baru lain. Paslon Satu ingin mengekspresikan upaya mengurangi tensi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi serta mewujudkan kota-kota unggulan
Tapak Suci ITB AD Raih Juara Umum pada Kompetisi Tangerang Selatan Championship 2023
Tapak Suci Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta, kembali meraih prestasi dalam ajang Tangerang Selatan Championship 2023. Dengan penampilan yang memukau, tim Tapak Suci meraih gelar juara umum dalam kompetisi yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Tim Tapak Suci ITB Ahmad Dahlan Jakarta berhasil menunjukkan keunggulan dalam berbagai kategori yang diantaranya Tanding Putra, Putra dan Seni. Keunggulan ini menjadikan mereka unggul di antara peserta lainnya, serta memberikan pengakuan atas dedikasi dan kerja keras yang telah mereka tanamkan selama persiapan. “Sangat membanggakan melihat pencapaian yang diraih oleh tim Tapak Suci ITB Ahmad Dahlan Jakarta dalam Kompetisi Tangerang Selatan Championship 2023. Prestasi itu adalah hasil dari kerja keras, kerjasama tim, dan dedikasi yang luar biasa,” ungkap Dr. Yayat Sujatna, SE. M.Si, Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta. Kompetisi Tangerang Selatan Championship 2023 sendiri merupakan wadah bagi para talenta muda seluruh Indonesia untuk menunjukkan potensi dan kemampuan diberbagai bidang. Kemenangan yang diraih oleh Tapak Suci ITB Ahmad Dahlan Jakarta menjadi bukti nyata akan kualitas serta keunggulan yang dimiliki oleh tim tersebut dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional. Kita nantikan terus prestasi gemilang dan kontribusi yang akan diberikan oleh Tim Tapak Suci ITB Ahmad Dahlan Jakarta di ajang-ajang kompetisi selanjutnya, sebagai wujud dari keberhasilan dan keunggulan yang mereka peroleh pada Kompetisi Tangerang Selatan Championship 2023. Artikel Tapak Suci ITB AD Raih Juara Umum pada Kompetisi Tangerang Selatan Championship 2023 pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.