Dalam rangka Peringatan Hari Ibu 2023, PSIPP atau Pusat Studi Islam, Perempuan, dan Pembangunan Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) Jakarta menggelar diskusi yang bertajuk “Kampusku Kampus Inklusif, Bebas Kekerasan Seksual, Islami dan DKM Baitul Izzah untuk Dana Korban,” pada Selasa (5/12) di ruangan Sjahrir Nurut yang juga disiarkan secara daring. Kegiatan ini menandai dibukanya Pekan Agama dan Perempaun yang akan dihelat selama tujuh hari di berbagai daerah di Indonesia. Ketua PSIPP ITB-AD Jakarta Yulianti Muthmainnah dalam laporannya menyampaikan tentang bagaimana peran nyata PSIPP dalam mengadvokasi berbagai persoalan kekerasan seksual selama ini. Meskipun berbasis di kampus, kata Yulianti, namun PSIPP turut terlibat aktif dalam mendorong Kota Tangerang Selatan untuk mengoptimalkan dana zakat bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Rektor ITB-AD Jakarta Yayat Sujatna mengapresiasi agenda yang diinisiasi oleh PSIPP ini. Ia menilai PSIPP di bawah komando Yulianti telah memberikan warna baru bagi kampus terutama dalam rangka advokasi dan kajian tentang isu-isu perempuan. “Atas nama pimpinan ITB Ahmad Dahlan Jakarta, kami menyambut baik acara ini. Insya Allah di enam tempat berikutnya, juga acara ini dapat berjalan dengan lancar dan tujuan serta targetnya tercapai sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” ujar Rektor ITB-AD Jakarta. Nur Dewi Natrini dalam paparannya mengatakan bahwa terjadinya kasus kekerasan seksual tidak bisa hanya semata-mata dilihat dengan menggunakan rumus matematika. Dalam pengamatannya, sebagian besar masyarakat masih menganggap bahwa kekerasan seksual terjadi karena si korban memakai pakaian yang kurang sopan. “Tidak ada hubungannya antara kekerasan seksual dengan baju/pakaian. Sebab, 95% kasus kekerasan seksual yang kita (Kemendikbud) tangani, 100% bajunya sopan.” tegas Auditor Pertama Inspektorat Investigasi ini. Menurutnya, persoalan kekerasan adalah hal yang kompleks. Di lingkungan kampus, sambung Dewi, titik-titik rawan harus menjadi perhatian tidak hanya oleh pimpinan kampus, tetapi juga segenap warga kampus. Ia menyebut terdapat beberapa titik rawan di kampus yang kerap menjadi lokasi terjadinya kekerasan atau pelecehan seksual, yang di antaranya: laboratorium, lokasi kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, saat atau tempat bimbingan (penelitian, pengabdian, dan sejenisnya), asrama, dan sebagainya. “Pahami titik rawannya untuk memitigasi risiko. Kalau kita mengenali titik rawan, kita bisa tahu kebijakan apa yang nantinya akan diambil. Bahwa perguruan tinggi yang tidak melakukan penanganan kekerasan seksual maupun dia tidak melakukan pencegahan, maka akan dilakukan sanksi, yaitu penghentian bantuan keuangan dan penurunan tingkat akreditasi,” bebernya. Dalam konteks pendidikan inklusif, Roos Diana Iskandar mengungkapkan bahwa ada empat ragam jenis disabilitas, yakni fisik, intelektual, mental, dan sensorik. Menurutnya, seseorang dapat mengalami disabilitas ganda atau disabilitasnya lebih dari satu jenis. Dengan kata lain, para penyandang disabilitas termasuk ke dalam kelompok yang rentan mengalami tindakan kekerasan. “Kondisi penyandang disabilitas di Indonesia itu diperkirakan hampir 23 juta orang. Itu paling banyak adalah disabilitas sensorik. Kekerasan yang berbasis gender terhadap perempuan dengan disabilitas, itu konon kabarnya dari data UNFPA itu bahwa perempuan disabilitas itu 10 kali lebih rentan mengalami kekerasan berbasis gender.” ujar Asdep Pemberdayaan Disabilitas dan Lanjut Usia Kemenko PMK ini. “Kita penting untuk berupaya mewujudkan hak dan keadilan bagi penyandang disabilitas termasuk dalam layanan pendidikan. Hal ini bukan semata-mata karena keharusan atau amanat dari peraturan perundang-undangan yang ada, melainkan juga kewajiban keagamaan dan kemanusiaan. Jadi, perguruan tinggi inklusif itu harus memaknai bahwa kampus itu memberikan akses pada masing-masing orang untuk dapat menghadiri, mengikuti, berpartisipasi, dan berprestasi di tempat dia menjalani pendidikan tanpa diskriminasi sekaligus aksesnya juga tersedia,” sambungnya. Adapun Sarli Amri selaku Kepala AIK ITB Ahmad Dahlan Jakarta memberikan penekanan dari sudut pandang Islam terkait zakat untuk korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, pemahaman terhadap istilah kunci dalam zakat seperti riqab dan fakir mesti dimaknai secara kontekstual. Dengan pemaknaan semacam itu, lanjutnya, maka korban kekerasan termasuk ke dalam kelompok penerima zakat. “Pentingnya melakukan suatu ijtihad yang segar atau fresh ijtihad terhadap Al-Qur’an. Dengan fresh ijitihad, maka riqab mengalami perluasan atau perkembangan makna yang kontekstual dengan mereka yang menjadi korban kekerasan seksual,” ujarnya. Sarli menilai bahwa setiap hukum atau sanksi yang diberikan dalam Islam bertujuan dan bermuara pada prinsip Al-Ma’un, yakni pembebasan dan keberpihakan kepada kaum yang terpinggir atau mustad’afin. Acara ini diakhiri dengan penyerahan SK Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual atau Satgas PPKS oleh Yayat Sujatna selaku Rektor kepada Satgas PPKS ITB Ahmad Dahlan Jakarta. Artikel Peringatan Hari Ibu, PSIPP ITB AD Gelar Pekan Agama dan Perempuan pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Jalin Kolaborasi, ITB Ahmad Dahlan dan Unilever Indonesia; Komitmen Dorong Pemberdayaan Kewirausahaan dan Perlindungan Perempuan
Perguruan Tinggi Muhammadiyah Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta (dahulu bernama Akademi Bank Muhammadiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) dan Unilever Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Jangka Panjang yang meliputi kewirausahaan, pendidikan dan pembelajaran, serta dukungan bagi perempuan korban kekerasan seksual, incest, maupun KDRT melalui dana zakat untuk perempuan dan anak korban, maupun wakaf uang untuk pemberdayaan ekonomi perempuan tulang punggung keluarga. Kerja sama jangka panjang empat tahun yang ditargetkan menjangkau ribuan masyarakat ini merupakan kelanjutan dari kemitraan Muhmmadiyah dengan Unilever Indonesia yang telah dimulai pada tahun 2020, dan dilandaskan oleh komitmen kedua pihak untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan inklusif, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan manfaat sosial dan ekonomi. (22/11/2023) Dr. Yayat Sujatna, S.E., M.Si., Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah ITB Ahmad Dahlan menyampaikan, “Penandatanganan Nota Kesepahaman hari ini meliputi kerja sama jangka panjang (4 tahun) antara Unilever Indonesia dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ITB Ahmad Dahlan Jakarta untuk implementasi Catur Dharma Peguruan Tinggi Muhammadiyah: Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat, dan Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kami menyambut baik kerja sama ini, mengingat visi dan misi kami dengan Unilever Indonesia sama, yaitu terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam mencetak generasi muda yang fasih berwirausaha serta berdaya, termasuk memberdayakan perempuan.” Di tengah sesi penandatanganan perjanjian kerja sama, Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menjelaskan,“Kolaborasi kami dengan ITB Ahmad Dahlan Jakarta yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah adalah salah satu aksi nyata dari komitmen Unilever Indonesia untuk terus memajukan Indonesia yang lebih berdaya dan sejahtera melalui kemitraan dengan sejumlah organisasi terpercaya.” Unilever Indonesia telah berada hampir selama 90 tahun di Indonesia dan memiliki serangkaian program yang dikhususkan untuk masyarakat Indonesia, salah satunya mendorong kewirausahaan pemuda dan melawan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. “Kewirausahaan pemuda dan isu keadilan gender merupakan dua hal yang terus kami perjuangkan melalui berbagai kebijakan, program, dan kemitraan. Kami sangat menyambut baik kemitraan yang dilandasi kesamaan misi dua organisasi ini untuk berkontribusi bagi masyarakat luas. Insya Allah kerja sama ini akan membawa banyak manfaat yang positif bagi Indonesia,” tutup Ira. Rangkaian kegiatan di bawah kerja sama ini akan dilaksanakan oleh Pusat Studi Islam, Perempuan, dan Pembangunan (PSIPP) ITB Ahmad Dahlan Jakarta. Didirikan sejak 2019, PSIPP ITB Ahmad Dahlan Jakarta salah satunya berfokus pada pengkajian kesetaraan dan keadilan gender dalam tataran kehidupan akademis dan non akademis. Artikel Jalin Kolaborasi, ITB Ahmad Dahlan dan Unilever Indonesia; Komitmen Dorong Pemberdayaan Kewirausahaan dan Perlindungan Perempuan pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
ITB AD; Gelar Sosialisasi MBKM dan MoU dengan PT. Techno Internasional Mandira
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) melaksanakan kegiatan sosialisasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan penandatanganan perjanjian Kerjasama (MoU) dengan PT. Techno Internasional Mandira (TIM) pada Selasa, 14 november 2023 di Auditorium Syafruddin Prawiranegara Lt. 5 Gedung Kampus ITB AD. Sosialisasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menjadi fokus utama kegiatan ini merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan kebebasan kepada mahasiswa dalam menentukan jalannya pendidikan, dengan memberikan pilihan mata kuliah lintas disiplin ilmu serta kegiatan pengembangan diri yang mendukung kreativitas dan inovasi. Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh pimpinan dan sejumlah dosen ITB Ahmad Dahlan Jakarta, kemudian yang menjadi fokus dalam kegiatan ini adalah sosialisasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dimana mahasiswa diberikan kebebasan dalam menentukan jalannya pendidikan, dengan memberikan pilihan mata kuliah lintas disiplin ilmu serta kegiatan pengembangan diri yang mendukung kreativitas dan inovasi. Selain itu, acara ini juga turut diwarnai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) antara ITB Ahmad Dahlan Jakarta dan PT. Techno Internasional Mandira. Kerjasama ini mencakup berbagai bidang, termasuk penelitian bersama, pertukaran tenaga pengajar, serta program magang untuk mahasiswa. Dalam sambutannya, Dr. Yayat Sujatna, SE. M.Si menegaskan, “Program ini bukan hanya tentang memberikan kebebasan lebih kepada mahasiswa, tetapi Melalui MBKM, kami percaya bahwa mahasiswa akan mampu mengeksplorasi bidang-bidang ilmu yang beragam, menjalani pengalaman belajar yang lebih holistik, serta mengembangkan potensi diri tanpa batasan yang mengikat” tegas Dr. Yayat Selanjutnya Rektor ITB AD menambahkan bahwa “Kerjasama yang telah kami lakukan dengan PT. Techno Internasional Mandira (PT TIM) ini, menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan universitas dengan dunia industri, membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis yang berharga.” Tutup Dr. Yayat Acara ini diharapkan dapat memperkuat institusi ITB Ahmad Dahlan Jakarta dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di era global saat ini. Artikel ITB AD; Gelar Sosialisasi MBKM dan MoU dengan PT. Techno Internasional Mandira pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Dr. Yayat Sujatna, S.E., M.Si Resmi Dilantik Jadi Rektor ITB-AD Jakarta Periode 2023-2027
Dr. Yayat Sujatna, S.E., M.Si. resmi dilantik menjadi Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta periode 2023-2027. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Syafruddin Prawiranegara Kampus ITB-AD Jakarta. Dr. Yayat Sujatna, S.E., M.Si dilantik oleh Widodo Muktiyo selaku Anggota Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah. Selain Widodo Muktiyo, nampak hadir juga dalam acara pelantikan itu di antaranya Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ma’mun Murod hingga Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Dalam sambutannya, Dr. Yayat Sujatna mengatakan dirinya memiliki tujuan untuk meningkatkan akreditasi program studi di kampus tersebut, dan juga meningkatkan fasilitas pendidikan yang ada. “Insya Allah mudah-mudahan kalau sekiranya kita sama-sama kompak, kita sama-sama mau melakukan dan mau melaksanakan, insya Allah tidak ada yg tidak mungkin untuk bisa kita capai” ucap Dr. Yayat. Video Pelantikan : https://www.youtube.com/watch?v=cjlv8KE12pA Artikel Dr. Yayat Sujatna, S.E., M.Si Resmi Dilantik Jadi Rektor ITB-AD Jakarta Periode 2023-2027 pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
ITB AD Jakarta; Berangkatkan 4 Mahasiswa KKN Internasional Ke Thailand
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta berangkatkan 4 (empat) mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional tahun 2023 di Thailand. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mereka dalam lingkungan internasional. Keempat mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini diantaranya Muhammad Umar Damarjati (Prodi Manajemen) Banklongrua School, Dzikky Syafaa Mubarok (Prodi Manajemen) Banklongrua School, Cyntia Kustanti (Prodi Manajemen) Bankaofark School dan Aliyyah Sahirah (Prodi Akuntansi) Doctor Nueng Intercare Krabi School. Mereka akan berpartisipasi dalam berbagai proyek sosial, pendidikan, dan lingkungan di Thailand selama periode KKN Internasional yang berlangsung selama satu bulan yang di damping oleh Wakil Rektor 1 Sutia Budi, SE. M.Si dan Wakil Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Ir. Irwansyah, M.Eng. Sc. Program KKN Internasional merupakan salah satu upaya ITB Ahmad Dahlan Jakarta untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang tantangan global dan mendukung pertukaran budaya. Melalui pengalaman ini, para mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang perbedaan budaya dan kerja sama internasional. Selain memberangkatkan mahasiswa dalam program KKN Internasional, ITB Ahmad Dahlan Jakarta juga melakukan Penandatanganan Kerjasama (MoU) antara Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta dengan Association Education Cultural International (AECI) Ekkaphap Sasawit School Krabi Thailand Selatan di Kantor AECI, Krabi Thailand Selatan. Artikel ITB AD Jakarta; Berangkatkan 4 Mahasiswa KKN Internasional Ke Thailand pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
ITB Ahmad Dahlan Jakarta Jalin Kerjasama Internasional dengan Kampus UniSHAMS Malaysia
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta dan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, melaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara Online. 10/10/2023 MoU ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara kedua universitas dalam pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi dalam proyek-proyek penelitian yang saling menguntungkan. Kerjasama ini juga akan mencakup pertukaran mahasiswa, dosen, dan informasi ilmiah yang akan meningkatkan pemahaman lintas budaya dan multidisiplin. Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta, yang diwakilkan oleh Sutia Budi, SE. M.Si, Vice Rector of Academic Affairs, menyambut baik kerjasama ini. Beliau menyatakan, “MoU ini akan membawa manfaat besar bagi kedua universitas. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membuka peluang baru dalam bidang penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pengalaman pendidikan yang berharga bagi mahasiswa kami.” Sementara itu, Deputy Vice-chancellor Academic and International UniSHAMS, Assoc Prof. Dr. Muhammad Nasri bin MD Hussain, juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap kerjasama ini. “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan ITB Ahmad Dahlan Jakarta, kolaborasi ini akan memperkaya pengalaman pendidikan mahasiswa kami dan memperluas jaringan kolaborasi kami di Indonesia.” Kerjasama antara ITB Ahmad Dahlan Jakarta dan UniSHAMS Malaysia akan membuka peluang bagi kedua lembaga untuk bersama-sama mengejar penelitian inovatif, mengembangkan program akademik yang lebih beragam, dan mendukung pertukaran budaya yang positif antara Indonesia dan Malaysia. Artikel ITB Ahmad Dahlan Jakarta Jalin Kerjasama Internasional dengan Kampus UniSHAMS Malaysia pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
ITB Ahmad Dahlan Jakarta Gelar International Guest Lecturer
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta mengadakan acara Guest Lecture dengan tema “International Business: A Global Perspective” pada tanggal 19 Oktober 2023. Acara ini merupakan kerjasama antara ITB Ahmad Dahlan Jakarta dengan Universal Business & Corporate Services Centre (UBCSC) India. 19/10/2023 CEO dari UBCSC, Mr. Saurabh Pramod Shah, menjadi pembicara utama dalam acara ini. Dalam presentasinya, Shah membahas berbagai aspek bisnis internasional dengan fokus pada perspektif global. Beliau membawa wawasan dan pengalaman dari dunia bisnis global, membahas tantangan dan peluang dalam lingkup bisnis internasional, serta berbagai strategi sukses dalam lingkup bisnis yang melibatkan pasar global. Dr. Mukhaer Pakkanna, SE. MM, ITB Ahmad Dahlan Jakarta, menyatakan bahwa acara Guest Lecture ini memberikan wawasan berharga kepada kami mengenai dinamika bisnis internasional. “Kami berharap melalui partnership dengan UBCSC segera terjalin kerja sama antara ITB AD dengan Industri India untuk kegiatan internship, Faculty Training dan Placement serta terjalin kerjasama dengan perguruan tinggi India untuk berbagai program akademik, riset dan pengabdian kepada masyarakat.” Dr. Mukhaer Pakkanna, SE. MM Acara Guest Lecture ini merupakan salah satu upaya ITB Ahmad Dahlan Jakarta dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para mahasiswa dalam bidang bisnis internasional serta menghadirkan pemikiran-pemikiran inovatif dari para ahli di industri tersebut. Artikel ITB Ahmad Dahlan Jakarta Gelar International Guest Lecturer pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
FEB ITB-AD Gelar Perjanjian Kerjasama (MoA) dengan FEB UM Jambi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis ITB Ahmad Dahlan Jakarta melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoA) dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah (FEB UM) Jambi. Penandatanganan ini dihadiri oleh Dekan FEB ITB AD Jakarta, Dr. Aminudin, S.E., M.M, M.Si, bersama perwakilan dari kedua institusi. 14/10/2023 Perjanjian Kerjasama (MoA) ini bertujuan untuk menggalang kerja sama dalam berbagai bidang akademik dan penelitian. Dalam kesepakatan tersebut, FEB UM Jambi dan FEB ITB AD Jakarta akan saling mendukung dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat. Selain itu, mereka juga akan berkolaborasi dalam penelitian ilmiah, publikasi bersama, dan pertukaran staf dan mahasiswa. Dekan FEB ITB AD Jakarta, Dr. Aminudin, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan bahwa, “Kerjasama ini akan membuka peluang baru bagi kedua lembaga untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Saya yakin bahwa sinergi antara FEB UM Jambi dan FEB ITB AD Jakarta akan membawa manfaat besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.” Sementara itu, perwakilan dari FEB UM Jambi menyatakan harapannya bahwa kerjasama ini akan membantu mahasiswa dan staf mereka dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka serta memperluas jaringan profesional mereka. Perjanjian ini merupakan tonggak penting dalam mengukuhkan hubungan antar lembaga pendidikan tinggi yang akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi kedua belah pihak dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia. Artikel FEB ITB-AD Gelar Perjanjian Kerjasama (MoA) dengan FEB UM Jambi pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Program Studi Manajemen ITB-AD Melaksanakan Penandatanganan Kerjasama (IA) dengan Prodi Manajemen UM Jambi
Prodi Manajemen Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (IA) dengan Prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi). Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua Program Studi Prodi Manajemen ITB-AD, Ayi Muhyidin, SE., M.M. dan perwakilan UM Jambi. 14/10/2023. Kegiatan ini bertujuan untuk memungkinkan pertukaran dosen antara kedua Program Studi. Pertukaran dosen akan dilakukan melalui pembentukan tim mengajar pada Program Studi di kedua institusi, dengan tujuan utama yakni memperkuat rekognisi dosen di ITB AD Jakarta serta memperluas cakupan pengetahuan dalam bidang manajemen. Ketua Program Studi Prodi Manajemen ITB-AD, Ayi Muhyidin, SE., M.M., menyatakan, “Kerjasama ini adalah langkah yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di bidang manajemen. Dengan pertukaran dosen, kami berharap dapat saling memperkaya pengetahuan dan pengalaman dalam mengajar serta penelitian.” Kerjasama ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi kedua Program Studi, mahasiswa, dan dosen dari Prodi Manajemen ITB-AD dan Prodi Manajemen UM Jambi. Dengan adanya pertukaran dosen, diharapkan akan terjadi pertukaran ide dan pengalaman yang akan memperkaya pengetahuan di bidang manajemen serta memperkuat kolaborasi antara kedua institusi. Artikel Program Studi Manajemen ITB-AD Melaksanakan Penandatanganan Kerjasama (IA) dengan Prodi Manajemen UM Jambi pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Program Studi Akuntansi ITB AD Jalin Perjanjian Kerjasama (IA) Dengan Universitas Muhammadiyah Jambi
Pada hari Rabu, 14 Oktober 2023, Prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi dan Prodi Akuntansi Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB AD), melaksanakan kegiatan penandatanganan perjanjian kerjasama yang bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dalam bidang pendidikan. Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Ketua Program Studi Akuntansi ITB-AD Isnan Hari Mahardika, SE., M.Ak dengan perwakilan Prodi Manajemen UM Jambi. Kerjasama ini akan membuka peluang pertukaran dosen dan mahasiswa antara kedua program studi tersebut. Dengan berkolaborasi bersama ini, mereka akan memperkuat kualitas pendidikan dan pengajaran, serta memfasilitasi pertukaran pengetahuan antara kedua institusi. Isnan Hari Mahardika, SE., M.Ak, menyambut baik kolaborasi ini dan mengatakan, “Kerjasama ini adalah langkah positif dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Kami berharap kegiatan ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan program studi antar keduabelah pihak.” Artikel Program Studi Akuntansi ITB AD Jalin Perjanjian Kerjasama (IA) Dengan Universitas Muhammadiyah Jambi pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.