Jakarta, | ITB AD Jakarta bekerja sama dengan Dizlog-Malaysia dan PT. SDA Indonesia mengadakan Kegiatan pelatihan Training of Trainers (ToT) Socio-Technopreneur Professiona Certification Batch 1. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas bagi para calon instruktur, sehingga mereka dapat menjadi tenaga pengajar yang berkualitas dan profesional dalam bidangnya masing-masing. pelatihan ini merupakan langkah awal dari kemitraan antara ITB-AD Jakarta, Dizlog-Malaysia dan PT. Surya Desa Ahda (SDA) untuk menghadirkan program pelatihan yang berkualitas demi mendukung perkembangan sumber daya manusia di sektor industri berbasis teknologi. Acara pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini dari tanggal 24-28 merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara ITB AD Jakarta dengan Dizlog-Malaysia dan PT. Surya Desa Ahda (SDA) Indonesia untuk memperkuat sektor industri berbasis teknologi dalam dunia Pendidikan melalui implementasi tridarma perguruan tinggi guna meningkatkan perekonomian pelaku Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Rektor ITB AD Jakarta, Dr. Mukhaer Pak kanna, SE. MM, berbagi pandangannya tentang pentingnya pelatihan ini, “Kolaborasi kami dengan Dizlog-Malaysia dan PT. SDA Indonesia dalam menyelenggarakan Training of Trainers ini adalah langkah kongkret dan strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya dalam bidang industry berbasis teknologi. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat menjadi agen of chang yang mampu menginspirasi dan membimbing generasi muda untuk berkontribusi aktif dalam mengembangkan industry berbasis teknologi/digital di masa depan.” Selain itu, kami berharap melalui program pelatihan ini dapat memberikan kesempatan bagi peserta untuk membangun jaringan profesional yang luas dan saling mendukung. Artikel ITB AD Jakarta Gandeng Dizlog-Malaysia Selenggarakan ToT Participants Socio-Technopreneur Professional Certification Batch 1 pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Komitmen Wujudkan Integritas Kampus, ITB-AD Gelar Sosialisasi Plagiarisme dan Turnitin Bagi Mahasiswa
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) dalam upaya mendorong integritas akademik kampus, telah mengadakan kegiatan sosialisasi kepada mahasiswa yang berfokus pada plagiasi dan penggunaan Turnitin, Kamis (6/7) secara daring. Kegiatan yang rutin diselenggarakan ITB-AD setiap tahun ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada mahasiswa mengenai pentingnya menghormati hak cipta dan menghindari perilaku plagiarisme dalam karya akademik mereka. Dalam sesi sosialisasi, para peserta diperkenalkan mengenai tindakan plagiarisme dan juga diberikan pemahaman tentang dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh plagiarisme, seperti hilangnya kepercayaan, pelanggaran etika akademik, dan konsekuensi hukum. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dan diajarkan tentang penggunaan Turnitin yaitu sebuah perangkat lunak deteksi plagiarisme yang digunakan secara luas di berbagai institusi pendidikan tinggi baik negeri atapun swasta. Nur Syafiah selaku Kepala UPT Perpustakaan ITB-AD, yang juga menjadi pembicara dalam acara sosialisasi tersebut, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman yang baik tentang plagiarisme dan penggunaan Turnitin. “Dengan memiliki pengetahuan ini, mereka akan dapat menjaga integritas akademik mereka, serta menghasilkan karya ilmiah yang orisinal dan bermutu,” kata Nur saat dimintai keterangan setelah kegiatan, Kamis (6/7). Sementara, menurut Aminuddin, Dekan Fakuktas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ITB-AD, kegiatan ini, merupakan salah satu langkah konkret yang diambil oleh kampus untuk membangun budaya akademik yang bermartabat. “Kampus berharap bahwa melalui pemahaman yang baik tentang plagiarisme dan penggunaan Turnitin, mahasiswa akan menjadi lebih bertanggung jawab dalam menghasilkan karya akademik yang sesuai dengan prinsip kejujuran dan keaslian sebuah karya,” kata Amin dalam keterangannya (6/7). Artikel Komitmen Wujudkan Integritas Kampus, ITB-AD Gelar Sosialisasi Plagiarisme dan Turnitin Bagi Mahasiswa pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Gandeng Lazismu dan BPKH, IMM FEB ITB-AD Gelar Pemotongan Hewan Kurban
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) melalui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IMM FEB) ITB-AD bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melaksanakan pemotongan hewan kurban. Kegiatan yang dilaksanakan di kampus Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) ini telah dilaksanakan dan dibagikan sebagian ke masyarakat sekitar, Sabtu, (1/7/2023). Dengan adanya penyembelihan hewan kurban ini, kata Nida Al-Khoir selaku Ketua Umum IMM FEB ITB-AD diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar civitas akademika ITB-AD serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. “Pemotongan hewan kurban rutin kita lakukan setiap tahun, baik IMM maupun Kampus ITB-AD, semoga melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berarti bagi semua pihak yang terlibat,” tutur Nida dalam keterangannya, Sabtu (1/7/2023). Diketahui, hewan kurban yang disembelih sebanyak 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing masing-masing di Kampus Ciputat dan Kampus Karawaci. “Alhamdulillah, tahun ini total kurban jadi 2 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Untuk paket daging, Kami bagikan kepada civitas kampus dan masyarakat sekitar kawasan ITB-AD baik yang di Kampus Ciputat maupun Kampus Karawaci,” ujar Imal Istimal selaku Wakil Rektor ITB-AD yang membidangi Kemahasiswaan, Alumni serta Al-Islam Kemuhammadiyahan dalam keterangannya, Sabtu, (1/7/2023). Artikel Gandeng Lazismu dan BPKH, IMM FEB ITB-AD Gelar Pemotongan Hewan Kurban pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
FGD BUMM dan Holding di Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Se-Jabodetabek dan Banten
Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyah (PTMA) di wilayah Jabodetabek dan Banten menggelar diskusi yang membahas Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) dan holding di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Diskusi yang berlangsung di ITB Ahmad Dahlan Jakarta pada Rabu, (14/06/23) dihadiri oleh sejumlah tokoh, akademisi, dosen, staf pengajar, dan perwakilan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah. “Tujuan dari diskusi ini adalah untuk mendapatkan pandangan yang beragam dan pemikiran dari para peserta terkait pentingnya BUMM dan holding dalam konteks perguruan tinggi. Tentu, ini upaya untuk mewujudkan kemandirian dan pengembangan institusi Pendidikan,” kata Mukhaer Pakkanna, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD). Dalam diskusi tersebut, peserta menyampaikan berbagai pandangan dan pemikiran terkait pentingnya BUMM sebagai instrumen untuk meningkatkan kemandirian dan pengelolaan sumber daya PTMA. Mukhaer yang juga salah satu peserta diskusi, menyampaikan sepakat bahwa dengan memiliki badan usaha sendiri, perguruan tinggi dapat lebih efektif dalam mengelola keuangan, memperkuat infrastruktur, dan meningkatkan kualitas pendidikan. “Diskusi juga membahas peran holding di kalangan PTMA. Holding dianggap sebagai strategi yang dapat memperkuat kerjasama antara dunia akademik dan industri dan para peserta setuju bahwa melalui holding, perguruan tinggi dapat menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di sektor terkait. Hal ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa, seperti program magang, pelatihan, dan penelitian Bersama,” jelas Mukhaer. Lebih lanjut, Mukhaer menuturkan diskusi ini menjadi wadah bagi PTMA se-Jabodetabek dan Banten untuk bertukar pandangan dan pengalaman dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan kemandirian institusi. Selain itu, diskusi ini juga memperkuat sinergi antara PTMA se-Jabodetabek dan Banten khususnya dalam pengembangan bisnis atau holding. “Kegiatan diskusi ini merupakan langkah awal dalam merumuskan strategi pengembangan lebih lanjut bagi PTMA se-Jabodetabek dan Banten khususnya terkait dengan BUMM dan holding. Semoga hasil diskusi ini mampu diimplementasikan dan mewujudkan kemandirian institusi,” pungkasnya. Artikel <strong>FGD BUMM dan Holding di Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Se-Jabodetabek dan Banten</strong> pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Perkuat Kerjasama Internasional, ITB-AD MoU dengan Ibadat International University, Islamabad Pakistan
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD), semakin mengokohkan diri sebagai perguruan tinggi berkelas internasional. Hal ini tercermin melalui MoU antara ITB-AD dengan Ibadat International University, Islamabad Pakistan, Selasa, (7/6) bertempat di Kampus Universitas Muhamadiyah Prof. Dr. Hamka. Rektor ITB-AD, Dr. Mukhaer Pakkanna, SE., MM. mengatakan pihaknya memiliki keinginan besar agar MoU yang telah ditandatangani dapat terwujud dengan baik melalui kegiatan yang relevan. “Kegiatan ini tidak hanya MoU semata, tetapi kita bisa berkolaborasi untuk mengisi MoU dengan berbagai kegiatan, seperti riset kolaborasi, pertukaran mahasiswa dan dosen dan seterusnya,” ujarnya. Lanjut Mukhaer menjelaskan bahwa tujuan MoU dengan Kampus International adalah untuk memaksimalkan peran civitas akademika dalam program internasional dan tentu mewujudkan visi ITB-AD sebagai kampus bereputasi internasional. “Semoga dengan ditandatanginya MoU ini juga menjadi penunjang kemajuan kedua lembaga” tutupnya. Artikel Perkuat Kerjasama Internasional, ITB-AD MoU dengan Ibadat International University, Islamabad Pakistan pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
ITB-AD Jalin Kerjasama Dengan 6 Perguruan Tinggi Korea Selatan
ITB Ahmad Dahlan Jakarta menandatangani Memorendum of Understanding (MoU) dengan enam perguruan tinggi asal negeri ginseng Korea Selatan pada Senin (31/10) di President Executive Club, Jababeka, Cikarang. Penandatanganan ini dilakukan dalam kegiatan Pekan Education Fair yang dilaksanakan oleh International Korea Culture & Study (IKC&S) Jakarta. Sebagai perwakilan, hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor 1 ITB-AD Bidang Akademik, Sutia Budi, SE,. M.Si, bersama dengan Wakil Rektor 2 ITB-AD Bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana, Yayat Sujatna. Enam universitas yang bekerjasama yaitu Cheongju University, Kangwon National University, Hanbat National University, Kwangwoon University dan Inha University serta lainnya. Kerjasama international ini difokuskan pada program Studi Lanjut (D2, S1, S2, S3, Student Exchange, Summer/Winter Program) dan Part-time Work Ready di Korea Selatan. Rektor ITB-AD, Mukhaer Pakkanna, saat dimintai keterangan mengatakan perasaan bahagia dan bangga bisa atas terjalinnya kerjasama ini. “Kami sangat bersyukur atas kepercayaan universitas di dunia kepada kami untuk melaksanakan kerjasama ini,” ujar Mukhaer. Sutia Budi, selaku Wakil Rektor 1 ITB-AD Bidang Akademik, menyampaikan kerjasama ini memberikan peluang untuk memperluas jejaring dan membuka lintas hubungan ITB-AD dengan perguruan tinggi di dunia dalam berbagai bidang di tingkat internasional. “Kerja sama international ini sangat penting dilakukan dan semua pihak yang terlibat memiliki keuntungan dan kepentingan yang sama dengan MoU ini,” tutur Sutia Budi. Lebih lanjut, Sutia Budi menjelaskan kerjasama ini sejalan dengan Visi ITB-AD sebagai kampus bereputasi internasional, maka mengembangkan pelibatan masyarakat global dan menjalin kemitraan dengan universitas internasional menjadi keharusan. “Dengan adanya MoU ini, besar harapan visi ITB-AD dapat tercapai dan memberikan pengalaman belajar baru bagi mahasiswa di dunia internasional sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan akademik maupun non-akademik mahasiswa,” terang Sutia Budi Sebelumnya, pada hari yang sama ITB-AD juga melakukan MoU dengan universitas lainnya yaitu Korea University of Media Arts (KUMA). Di samping Korea Selatan, dalam beberapa tahun terakhir, ITB-AD juga telah bekerja sama dengan berbagai universitas di dunia yang berasal dari Australia, Belanda, Inggris, Perancis, Thailand, Taiwan, Singapura dan Malaysia serta beberapa negara lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Semoga melalui kerjasama ini bisa mempermudah kolaborasi kita di masa yang akan datang. Tentu Kami akan mempersiapkan beberapa agenda untuk menindaklanjuti kerjasama-kerjasama yang telah dibuat,” tutup Sutia Budi. Artikel ITB-AD Jalin Kerjasama Dengan 6 Perguruan Tinggi Korea Selatan pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Penandatanganan Kerjasama Verifikasi Ijazah ITB-AD Jakarta dengan Minerva Education
Bertempat di Ruang Showcase Metaverse pada Kamis, (6/10/2022), Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) Kampus Ciputat, diadakan seremoni penandatanganan perjanjian kerja sama mengenai kemitraan verifikasi ijazah antara ITB Ahmad Dahlan Jakarta dengan PT Integrity Indonesia, sebagai perusahaan pemilik layanan Education Verification. Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Mukhaer Pakkanna, S.E., M.M., selalu Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta, dan Edouard Helfand, Managing Director PT Integrity Indonesia. Acara ini dihadiri juga oleh beberapa pejabat kampus dan perwakilan dari PT Integrity Indonesia. Dalam sambutannya, Edouard Helfand menyampaikan pentingnya verifikasi ijazah karena saat ini banyak perusahaan dan organisasi yang mengedepankan kepatuhan. Terkait dengan fungsi kepatuhan yang semakin ketat, maka perusahaan diharapkan melakukan verifikasi data kandidat karyawannya. “Dengan Education Verification, pihak universitas juga dapat semakin efisien, baik dari sisi waktu maupun tenaga, karena tidak perlu lagi melayani permintaan verifikasi ijazah alumninya dengan cara konvensional. Layanan satu pintu Education Verification memanfaatkan teknologi untuk melakukan fungsi tersebut,” tambah Edouard. Senada dengan sambutan Edouard, Mukhaer Pakkanna mengatakan bahwa pihak ITB Ahmad Dahlan Jakarta menyambut baik kerja sama ini. “Kerjasama ini juga momentum uji coba platform verifikasi sebelum kami akhirnya menawarkan sistem ini kepada seluruh organisasi di bawah Muhammadiyah,” terang Pak Mukhaer. Sebagai informasi, ITB Ahmad Dahlan Jakarta merupakan salah satu institusi pendidikan yang bernaung dalam organisasi Muhammadiyah. ITB Ahmad Dahlan Jakarta telah mempercayakan Minerva Education sebagai platform satu pintu untuk melayani datangnya permintaan verifikasi ijazah para alumninya dari perusahaan yang sedang merekrutmen calon karyawan. “Dengan adanya kerjasama ini, kami berharap para alumninya dapat diserap lebih cepat di pasar tenaga kerja,” pungkas Mukhaer. Artikel Penandatanganan Kerjasama Verifikasi Ijazah ITB-AD Jakarta dengan Minerva Education pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
ITB-AD Jakarta Gelar FGD Naskah Akademik KUR Bagi Dosen, Guru, Dokter dan Perawat
Kamis kemarin (6/10), Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Usulan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Tenaga Profesi terutama tuk dosen, guru, dokter, dan perawat di Kantor PT Bank Sinarmas, Gedung Roxy Square. Hadir dalam kegiatan tersebut Kemenko Perekonomian RI yang membidangi KUR, dan hadir pula Ikatan Dokter Indonesia (IDI), PGRI, beberapa Majelis terkait di persyarikatan Muhammadiyah, dan pihak perbankan. Secara umum, lembaga-lembaga profesi itu sangat mensupport tawaran Naskah Akademik yang disusun Tim ITB Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) Harapannya bagi peserta melalui kegiatan ini, agar pembiayaan untuk tenaga profesi di atas, masuk ke dalam skema KUR yang eksis. Sehingga selain KUR tuk usaha kecil, usaha mikro, usaha supermikro, usaha khusus, dan usaha TKI di luar negeri, nanti usaha Tenaga Profesi (dosen, guru, dokter, dan perawat) juga akan tertera. Mukhaer Pakkanna selaku Rektor ITB-AD Jakarta menjelaskan alasan pihaknya memperjuangkan KUR untuk tenaga profesi. “Cukup banyak alasan. Pertama, kami ingin mengajak tuk bersama2 bertanggungjawab meningkatkan kualitas dan kompetensi Tenaga Profesi itu. Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan adalah pilar masa depan bangsa. Lost generation yg selama masa pandemi Covid-19 terjadi, menuntut akselerasi kebutuhan kuantitas, kualitas dan kompetensi. Apalagi bonus demografi sebentar lg akan menyusut jika tidak disangga oleh dua pilar tenaga profesi itu,” jelasnya. Kedua, rasio jumlah guru, dosen, dokter, perawat, yang spesialis dan memiliki kompetensi kependidikan masih sangat rendah. Tidak mungkin, bangsa kita akan unggul pada 2045 jika rasio yg rendah itu tidak ditangani secara terencana dan terlembaga. Ketiga, bantuan pendanaan untuk peningkatan kuantitas dan kualitas terhdp tenaga profesi sangat terabatas dari Negara. Berapa banyak beasiswa yang bisa diberikan? LPDP, beasiswa Kementerian terkait, Pemda, dan lainnya, setali tiga uang. “Karena harapan bantuan atau beasiswa dari Negara limitatif, tawaran kami adalah masukkkan ke dalam skema KUR yg baru. Sehingga pembiayaan kepada tenaga profesi lebih tepat sasaran. KUR melalui lembaga keuangan dgn pricing yg rendah sangat membantu bagi tenaga profesi itu, Mereka akan mendapatkan subsidi, tenor yg fleksibel, dan mudah dijangkau,” imbuhnya. Lebih lanjut, Mukhaer menerangkan bahwa para tenaga profesi itu siap “mengorbankan” jaminan pembiayaan berupa ijazah, SK, dan lainnya dengan harapan pengabdian demi masa depan bangsa. “Semoga Pemerintah membertimbangkan caveat Naskah Akademik ini,” tutupnya Mukhaer. Artikel ITB-AD Jakarta Gelar FGD Naskah Akademik KUR Bagi Dosen, Guru, Dokter dan Perawat pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
Kuliah Perdana ITB-AD Tahun 2022, Usung Tema Generasi Muda, Pembangunan Daerah, dan Tantangan Masa Depan
Mengawali perkuliahan Tahun Akademik 2022/2023, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) menggelar Kuliah Perdana pada Sabtu, (24/9) di Auditorium Syafruddin Prawiranegara, ITB Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) Kampus Ciputat. Diikuti 1000 peserta, yang terdiri dari Mahasiswa Baru dan Dosen ITB-AD, kegiatan ini mengangkat tema “Generasi Muda, Pembangunan Daerah, dan Tantangan Masa Depan”. Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini dihadiri Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebagai Keynote Speaker pada acara ini, Yana Aditya, Direktur Utama PT Transjakarta, selaku narasumber dan Din Syamsuddin selaku Tokoh dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang memberikan orasi kebangsaan. Hadir pula dalam kegiatan ini, jajaran Senat Akademik ITB-AD yang membuka dan menutup acara serta memberikan motivasi kepada mahasiswa baru ITB-AD. Mukhaer Pakkanna selaku Rektor ITB-AD mengatakan dalam keterangan bahwa kampus ITB-AD adalah tempat untuk teman-teman semua untuk belajar dan dan telah berada digerbang kesuksesan. “Disini teman-teman akan dikembangkan potensinya, ditingkatkan keterampilannya, sebagai modal untuk meraih kesuksesan di masa depan. Kesuksesan sudah di depan mata, Anda sendiri yang akan menentukan. Orang yang malas dan banyak menyia-nyiakan waktu akan tergerus oleh zaman,” ujar Mukhaer dalam keterangannya, Senin (26/10). Mukhaer selanjutnya berharap bahwa mahasiswa baru ITB Ahmad Dahlan Jakarta mampu berkarya sesuai dengan bidangnya dan mewujdukan visi yaitu Socio Technopreneur University. “Jadilah akuntan, manager, desain grafis, content creator, arsitektur, engineer, developer IT, dan jadilah saudagar yang berjiwa sosial yang mampu memanfaatkan teknologi dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan berbisnis, saya yakin Anda semua dapat merealisasikan tagline kampus kita yaitu Socio Technopreneur,” kata Mukhaer. Sandiaga Uno sebagai pembicara kunci memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kuliah Perdana ITB Ahmad Dahlan Jakarta tahun akademik 2022/2023. “Generasi muda adalah ujung tombak keberhasilan negara dalam pembangunan SDM yg berkelanjutan, peran nyata generasi muda sebagai penggerak ekonomi kreatif di era globalisasi ini diharapkan mampu menyokong keberlangsungan ekonomi bangsa menghadapi tantangan masa depan,” terang Sandiaga Uno dalam video ucapan yang dikirimkan pada Sabtu, (24/10). Sandiaga Uno juga mendorong generasi muda untuk menjadi pribadi yang resilience dan memupuk jiwa entrepreneur di dalam diri sendiri. “Jadilah wirausahawan sektor ekonomi kreatif, ber-fastabiqul khoirot, berlomba lomba, karena sumber daya utama adalah kreatifitas yang bersifat orisinil, unik dan terbarukan. Kuliah umum ini semoga dapat menjadi wadah kolaborasi untuk menambah wawasan dan memunculkan ide-ide inovatif demi kemajuan bangsa,” pungkasnya. Sementara Yana Aditya menjelaskan bahwa PT Transjakarta bersedia untuk menjadi mitra kampus untuk melaksanakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Kami akan sangat terbuka bagi mahasiswa dan mahasiswi yang ingin melakukan riset atau magang di transjakarta, ini sebagai komitmen kami untuk membantu kampus agar dapat melaksanakan Tridharma Perguruan tinggi. Kami juga siap menghadirkan para praktisi kami untuk sharing knowledge di kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta,” tutur Yana pada Sabtu (24/10). Yana Aditya juga berharap agar para mahasiswa dapat menjadi penggerak ekonomi di era modern ini, dan dapat berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk dalam mendukung angkutan publik yang disediakan pemerintah. tungkasnya. Dilanjut dengan Orasi Kebangsaan, Din Syamsuddin menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang sangat menekankan pentingnya ekonomi dan bisnis. “Banyak ayat Al-Quran dan hadist yang menyuruh kita bekerja, berusaha dan menjadi orang kaya. Karena banyak amal ibadah yang tidak dapat ditunaikan, kecuali dengan harta yang memadai seperti zakat dan haji. Islam melarang umat-Nya untuk menjadi orang miskin karena rentan dengan kekufuran dan kesyirikan,” jelas Din Syamsuddin. Dalam pidato kebangsaannya Din Syamsuddin berharap mahasiswa ITB-AD dapat menjadi saudagar-saudagar muda yang sukses, berkontribusi dalam bidang ekonomi dan bisnis dan dapat memanfaatkan hartanya untuk berjihad dijalan Allah SWT. Artikel Kuliah Perdana ITB-AD Tahun 2022, Usung Tema Generasi Muda, Pembangunan Daerah, dan Tantangan Masa Depan pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.
PKKMB ITB-AD, Wujudkan Generasi Socio-Technopreneur
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD) menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dimulai sejak Senin (12/9) sampai Sabtu (17/9) bertempat di ITB-AD Kampus Ciputat. Program pengenalan ini penting dilakukan guna mendekatkan mahasiswa baru dengan lingkungan yang baru. Program ini juga dalam upaya mempercepat adaptasi dan mengatasi culture shock mahasiswa baru serta membangun sinergitas dan harmonisasi antara kampus dan mahasiswa baru. Pembukaan program ini dilakukan oleh Rektor ITB-AD Jakarta, Dr. Mukhaer Pakkanna, SE., MM dan dihadiri oleh Wakil Rektor I Sutia Budi, SE., M.Si, Wakil Rektor II Yayat Sujatna, SE., M.Si dan Wakil Rektor III Imal Isti’mal, SE., M.Si. Dalam Sambutannya, Mukhaer Pakkanna mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru di kampus Socio Technopreneur University, ITB Ahmad Dahlan Jakarta. “Kampus kita memiliki tagline Socio Technopreneur University, besar harapan saya, anda semua akan mewujudkan itu semua, menjadi seorang entrepreneur yang memiliki nilai-nilai sosial dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi yang begitu pesat”, tutur Mukhaer. Mukhaer juga menyampaikan agar kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh suka cita, agar dapat menjadi kenangan yang indah di kemudian hari. Selain itu mukhaer berpesan agar kegiatan ini menggunakan pendekatan yang harmonis dan tidak boleh ada tindak kekerasan. Dalam pembukaan, diluncurkan buku Novel karya mahasiswa ITB-AD dengan judul “Anitya”. Pada sesi peluncuran buku ini, Rektor ITB-AD sangat mengapresiasi dan turut berbangga atas karya yang telah dipublikasikan ini. “Semoga karya ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, dan pesan moral pada buku ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya” pungkas Mukhaer. Artikel PKKMB ITB-AD, Wujudkan Generasi Socio-Technopreneur pertama kali tampil pada Official Website ITB Ahmad Dahlan.